TA’LIMUT TAHSIN MUBIRASMANI (BELAJAR TAHSIN MUSHAF BIL RASM UTSMANI)
QS. Al-Muzzammil : 4

Dan bacalah Al-Quran itu dengan tartil.
(QS. Al-Muzzammil : 4)

previous arrow
next arrow

a. Berhenti pada huruf yang berharakat yaitu dengan mensukunkan huruf terakhir tanpa dipanjangkan.

Contoh:

Putar audio:

b. Berhenti pada huruf berharakat sebelumnya ada mad yaitu dengan dipanjangkan 2 atau 4 atau 6 harakat lebih utama 4 atau 6 harakat (karena ada mad sesudahnya waqaf) lalu huruf terakhir disukunkan.

Contoh:

Putar audio:

c. Cara berhenti dihuruf yang berharakat tanwin fattah yaitu dengan menghubungkan satu baris tanwinnya dan dipanjangkan 2 harakat karena ada alif (ا) pengganti tanwin. Setiap tanwin fattah selalu ada alif kecuali hamzah ( ء ) dan ta marbutah (ة)

Contoh:

Putar audio:

d. Cara berhenti pada ta marbutah (ة) yaitu dengan mengganti ta marbutah nya dengan ha (ه) sukun.

Contoh :

Putar audio:

e. Cara berhenti pada (ت) (ta mathuriyah) yaitu diwaqafkan dengan mensukunkan huruf terakhir (ta) dengan mengeluarkan sifat (ta) sukun yang berangin.

Contoh:

Putar audio:

f. Cara berhenti pada (mim) (nun) bertasydid (mim/nun) ditahan dengung (2 harakat dengung) kemudian disukunkan.

Contoh:

Putar audio:

g. Cara berhenti pada huruf yang berharakat sebelumnya ada dengung (nun tanpa tanda sukun) yaitu dengan dengungkan 2 harakat dengung kemudian disukunkan huruf terakhir dengan mengeluarkan sifat-sifatnya seperti memantul/ berangin dan sebagainya.

Contoh :

Putar audio:

h. Cara berhenti pada huruf qalqalah bertasydid yaitu ditahan baru dipantulkan dengan mensukunkan huruf terakhir.

Contoh:

Putar audio:

i. Cara berhenti pada huruf yang berharakat sebelumnya sukun yaitu dengan mensukunkan huruf terakhir dan melafazkan kedua huruf sukun tersebut dengan lembut dan mengeluarkan sifat hurufnya.

Contoh:

Putar audio:

j. Cara berhenti pada huruf bertasydid selain huruf qalqalah (mim) (nun) yaitu dengan menekankan pada makhroj huruf yang bertasydid kemudian disukunkan.

Contoh :

Putar audio:

k. Cara berhenti pada huruf yang berharakat sebelumnya ada (ya ) bertanda sukun atau (wau) yang bertanda sukun (huruf lin) yaitu dengan memanjangkan (ya) (wau) (huruf lin) 2,4, dan 6 harakat dan lebih utama 4 dan 6 harakat dan mensukunkan huruf terkahir.

Contoh:

Putar audio:

l. Cara berhenti pada huruf hamzah yang tanwin fattah (fattahain) tanpa ada alif yaitu dipanjangkan 2 harakat, dihilangkan satu harakat tanwinnya.

Contoh:

m. Cara berhenti pada huruf alif yang bertanda bulat lonjong diatasnya yaitu dengan memanjangkannya dua harakat.

Contoh :

Putar audio:

n. Cara berhenti pada huruf (ya) dan (wau) yang berharakat fattah yaitu dengan mensukunkan huruf (ya) dan (wau) lalu dipanjangkan 2 harakat.

Contoh:

Putar audio:

o. Cara berhenti pada (ha) dhomir yaitu dengan mensukunkan (ha) dhomir tanpa dipanjangkan. Contoh:

Putar audio:

p. Cara berhenti pada huruf mad yaitu dengan memanjangkan 2 harakat karena ada tanda mad 2 harakat. Contoh :

Putar audio:

q. Berhenti pada bendera setelahnya ada hamzah yaitu dipanjangkan 4 atau 5 harakat atau 6 harakat (lebih utama 6 harakat) dan mensukunkan hamzah.

Contoh:

Putar audio:

Bagikan halaman

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email